Review Daiwa BG SW Lengkap

review daiwa bg lengkap

Saya membeli reel ini pada tahun 2017 setelah melihat beberapa review Daiwa BG SW dan rekomendasi dari teman. Kalau tidak salah Daiwa BG launch reel tersebut pada tahun 2016.

Nama Daiwa BG adalah akronim dari Black Gold, sesuai dengan desain reel tersebut memakai warna dasar hitam & ornamen emas pada spool.

Baca Juga : Kalender Mancing Update Tiap Bulan

Pada tahun 1981 Daiwa sudah produksi reel dengan nama yang sama. Dan reel Daiwa BG 1981 merupakan reel populer pada masanya.

Sepertinya Daiwa ingin membangkitkan kembali reel tersebut dengan perubahan total baik dari segi desain maupun teknologi, namun tetap dengan ciri khasnya, yaitu warna hitam dan emas.

Di pasaran harga reel Daiwa BG berkisar antara 1,5 – 2 jutaan untuk ukuran 4000, bagi Anda yang terbiasa menggunakan reel dari brand shimano jangan gegabah yah karena ukuran Shimano dan Daiwa berbeda kecuali untuk Daiwa seri LT. Daiwa ukuran 4000 kurang lebih setara dengan Shimano ukuran 6000.

Dari informasi yang saya dapat dari para seller, reel ini laris dipasaran. Claim tersebut terbukti tidak sekali dua kali saya bertemu pemancing yang juga menggunakan Daiwa BG sebagai reel andalannya, alasan mereka memakai reel tersebut karena bandel dan harganya yang relatif ekonomis.

Reel tersebut memiliki berat 405 gram untuk ukuran 4000, berat yang bisa ditoleransi karena menggunakan bahan metal aluminum pada bagian body.

Saat memakai reel ini rencana saya untuk mancing dasaran atau koncer dengan target ikan dasar seperti kakap merah, kerapu dan ikan pelagis seperti tengiri. Kenapa tidak untuk jigging? Diakhir review akan saya sebut alasannya.

Karena sekarang sudah tahun 2020 berarti reel tersebut sudah 3 tahun saya pakai dan belum pernah mengalami masalah yang berarti, untuk keawetan reel kembali lagi pada cara pemakaian dan perawatan.

Tak peduli semahal dan secanggih apapun reel Anda jika tidak Anda gunakan dan rawat dengan baik, cepat atau lambat akan rusak.

Daiwa BG SW memiliki dua varian yaitu BG international dan JDM (Japan Domestic Market) perbedaan ada pada handel, Daiwa BG versi Internasional menggunakan teknologi screw in handle dimana screw pada handle langsung terkunci pada main gear sedangkan Daiwa BG JDM tidak menerapkan sistem screw in handle atau masih menggunakan knob screw pada sisi sebelahnya, hal tersebut pertama saya ketahui saat membaca review Daiwa BG SW dari alanhawk.

Mana yang lebih bagus, versi International atau JDM? menurut saya lebih bagus versi Internasional daripada JDM, fungsi screw in handle atau biasa disebut dengan power handle adalah untuk meminimalisir goyangan pada handle yang dapat menyebabkan goyangnya main gear.

Baca Juga : Review Reel Pancing Shimano Stradic CI4+

Posisi Gear dengan part lain seperti pinion gear dirancang sangat presisi. Sistem screw in handle mengurangi potensi goyangan atau kendor karena putaran handle.

Jika handle goyang atau kendor dapat mengakibatkan main gear tidak berputar tepat pada porosnya sehingga bisa mengurangi tingkat presisi posisi gear dengan part lainnya yang berpotensi merusak atau cepat aus gear maupun pinion gear.

Dan ini sering terjadi pada reel yang belum menerapkan sistem screw in handle saat retrieve atau menggulung reel, handle tiba tiba kendor dengan sendirinya.

Sedangkan pada reel yang menerapkan screw in handle semakin kita putar kedepan maka handle semakin kuat mencengkram main gear, karena screw pada handle langsung terkunci pada main gear.

Untuk seal Daiwa BG SW 20016 terdapat pada knob drag untuk melindungi mekanisme drag supaya air tidak mudah masuk.

Baca Juga : Cara Merawat Reel Pancing

Selain screw in handle, desain handle juga dibuat solid tanpa engsel untuk melipat handle. Hal tersebut menjadikan handle kokoh dan tidak mudah goyang.

Fitur Lengkap Daiwa BG SW

Black Anodized Aluminum body (“Hard Bodyz” Body & Side Cover)

Daiwa merancang body & side cover menggunakan material metal aluminum yang menjadikan body reel tersebut kokoh. Salah satu point keunggulan pada Daiwa BG SW adalah dengan harga 1,5 – 1,7 jutaan Daiwa mampu menghadirkan reel berbahan metal pada body dan side cover dan Daiwa menyebutnya dengan istilah “Hard bodyz”

Untuk memancing heavy load bahan metal body menurut saya sangat penting karena sebagian besar part seperti gear, pinion dan part lain bertumpu pada body.

Body juga merupakan penghubung antara keseluruhan beban reel dengan joran. Saat reel mendapat beban besar, body reel harus tetap kuat menahannya pada reel seat joran.

Terlebih jika kita menerapkan setting full max drag yang sangat membebani beberapa bagian reel terlebih pada body reel tersebut.

Tidak sedikit saya melihat reel yang patah pada bagian batangan body yang bertumpu pada reel seat, entah penggunaanya yang over, kesalahan konstruksi atau material pada body yang lemah.

Selain itu, body pada Daiwa BG juga tidak menggunakan cat konvensional melainkan anodized aluminum.

Teknologi Anodized Aluminum lebih baik dalam melindungi permukaam aluminum dari korosi daripada lapisan cat biasa.

Screw In Handle

Seperti yang saya jelaskan diatas, screw in handle atau power handle menjadikan gear tetap pada posisinya tidak goyang atau oblak, semakin Anda memutar handle maka handle akan semakin kuat mencengkram gear.

Air Rotor

Desain Air rotor membuat rotor lebih ringan dan seimbang dibandingkan desain rotor konvensional. Claim dari daiwa air rotor memangkas beban hingga 15% daripada desain rotor konvensional dengan material yang sama.

Yang saya rasakan air rotor pada Daiwa memang terasa lebih smooth saat saya retrieve reel, mungkin karena desain yang ringan dan lebih balance.

Dynamic Cut Aluminum ABS Spool

Spool pada Daiwa BG menggunakan material Aluminum Cutting, yang membuatnya ringan dan kokoh.

Selain itu teknologi ABS Spool pada Daiwa BG juga menjadikan benang tetata rapi dan mengurangi potensi benang saling tertimpa bukan pada tempatnya sehingga menjadikannya kusut.

Tetapi sayang, pada bagian body menggunakan Anodized tetapi pada spool menggunakan cat.

Braided Line Ready spool

Pada bagian spool juga terlihat lapisan karet yang memudahkan kita membuat knot benang / senar pe pada spool tanpa harus susah payah karena licinnya Aluminum.

Baca Juga : Daftar Senar Pancing Kecil dan Kuat

Carbon ATD Drag Sistem

ATD (Advanced Tournament Drag) adalah teknologi drag lebih halus dan tidak terpatok seperti UTD, pada UTD spool akan bergerak jika sudah melalui max dragnya jika setting max drag.

Pada ATD, spool akan tetap berputar dengan perlahan dan semakin kuat mencengkram jika beban terus bertambah melebihi setting drag.

Teknologi tersebut berguna untuk meminimalisir tekanan mendadak atau spontan pada benang pe yang dapat mengakibatkan benang pe putus saaf fight dengan ikan.

Bagian drag pada Daiwa BG menggunakan carbontex yang menjadikan cengkraman drag lebih kuat daripada felt drag washer.

Pada Daiwa BG 4000 max drag yang tertera adalah 8Kg, mungkin banyak yang heran kenapa reel yang setara ukuran Shimano 6000 dan berbahan metal namun hanya menyajikan drag sebesar 8Kg.

Entahlah, tapi menurut saya drag tidak harus besar, karena dengan drag 8Kg bisa landed ikan sampai lebih 2 kali beban drag tersebut.

Jangan terkecoh dengan reel yang beredar dipasaran yang menjanjikan drag besar namun part lain tidak mendukung jika mendapat beban besar dari drag tersebut.

Baca Juga : Daftar Reel Terbaik

6BB + 1RB

7 buah bearing stainless yang tahan korosi, tetapi tidak ada pelindung pada kedua sisinya. Meskipun ball bearing pada Daiwa BG berbahan stainless tetap harus rutin maintenance.

Tahan korosi tidak berarti tidak bisa korosi. Jika korosi pada ball bearing akan langsung terasa pada saat kita menggunakan reel.

Infinite Anti Reverse (Ukuran 4000 dan kebawah)

Infinite anti revers adalah teknologi pada one way bearing yang mencegah reel mutar kebelakang atau jeda saat kita menghentikan putaran reel mendadak.

One way bearing atau anti reverse sangat penting saat penting terlebih saat mendapatkan beban anti reverse harus tahan mendapat load besar dan jangan sampai berbalik arah.

Infinite Dual Anti-Reverse System (4500 and Larger)

Untuk ukuran 4500 dan diatasnya anti reverse memiliki docking atau bantalan pengunci sebagai cadangan yang berguna untuk menahan reel agar tidak balik arah putaran meski one way bearing tidak sanggup menahan beban.

Over-Sized Digigear

Main gear pada daiwa mempunyai ukuran yang lebih besar daripada reel lain. Dengan ukuran main gear yang besar maka kontak antar gigi gear jadi lebih besar dan presisi sehingga putaran reel menjadi lebih halus.

Selain itu dengan main gear yang besar juga menjadikan putaran lebih bertenaga saat mendapatkan beban yang besar.

Namun ada yang aneh pada beberapa label dan iklan marketing. Daiwa menyebut main gear Daiwa BG menggunakan teknik cutting.

Namum yang saya temukan adalah menggunakan material zinc cast yaitu peleburan zinc kemudian dicetak / cor pada penampang gear. Penampang main gear juga menggunakan sistem sambun ke as main gear.

Itulah alasan kenapa saya tidak menggunakan Daiwa BG SW saya untuk jigging terlebih fast jigging, karena bahan zinc cast / cor tidak lebih kuat dari bahan aluminum cutting cnc.

Baca Juga : Review Shimano Saragosa SW

Tapi tak perlu terlalu menegatifkan zinc cast / cor pada penampang main gear karena diharga 1,6 jutaan Daiwa BG SW menyajikan berbagai teknologi dan material yang berkualitas.

Fitur Singkat Daiwa BG SW

  • Black Anodized Machined Aluminum Housing (“Hard Bodyz” Body & Side Cover)
  • Over-sized Digigear
  • Solid Screw-In Handle
  • Air Rotor
  • Dynamic Cut Aluminum ABS Spool
  • Braided Line Ready Spool
  • Waterproof Drag System
  • Carbon ATD
  • Machined Aluminum Screw In Handle
  • 6BB+1RB Stainless Steel Ball Bearings
  • Infinite Anti-Reverse System (4000 dan ukuran lebih kecil)
  • Infinite Dual Anti-Reverse System (4500 dan ukuran lebih besar)

Keunggulan Reel Daiwa BG SW

  • Putaran smooth
  • Aluminum anodized body
  • Smooth drag
  • Sealed drag knob

Kekurangan Reel Daiwa BG SW

  • Bail arm sambung langsung pada line roller
  • Bobot reel berat
  • Body Anodized tetapi spool cat konvensional
  • Line roller menggunakan bushing plastik
  • Tak ada seal pada bagian rotor

Kesimpulan

Kekurangan seperti bail arm yang sambung langsung ke line roller sekarang sudah diperbaiki Daiwa dan ada pada seri terbaru yaitu Daiwa BG airbail.

Kekurangan seal pada rotor sudah diupgrade Daiwa, dan ada seri Daiwa Magsealed, tentunya dengan tambahan biaya yang sedikit lebih mahal dari Daiwa BG SW 2016.

Melihat beberapa fitur baik keunggulan dan kekurangan diatas dengan range harga dibawah 2 jutaan, maka reel Daiwa BG SW 2016 jadi yang terbaik, money to performance.

Sekian review Daiwa BG SW dari saya, jika Anda memiliki pengalaman menggunakan Daiwa BG SW silahkan bagikan pada kolom komentar dibawah.

Baca Juga : Cara Memilih Reel Pancing

Tabel Spesifikasi Daiwa BG SW

TIPEBearingsGear RatioLine Per
Handle Turn
Wt.
(Gram)
Line Capacity
(Lb. Test / Yards)
Drag
Max (Kg)
BG15006+15.6:128.3"240MONO: 4/155, 6/100
J-BRAID: 8/220, 10/130
2
BG20006+15.6:129.5"240MONO: 6/135, 8/110
J-BRAID: 10/160, 15/130
2
BG25006+15.6:133.2"265MONO: 6/210, 8/170
J-BRAID: 15/190, 20/170
6
BG30006+15.6:137.4"305MONO: 8/240, 10/200
J-BRAID: 15/280, 20/240
7
BG35006+15.7:138.5"400MONO: 10/240, 12/210
J-BRAID: 20/310, 30/230
8
BG40006+15.7:139.9"405MONO: 10/300, 12/260
J-BRAID: 20/370, 30/280
8
BG45006+15.7:143.1"610MONO: 14/350, 17/280
J-BRAID: 40/340, 50/270
10
BG50006+15.7:147.4"625MONO: 14/470, 17/380
J-BRAID: 40/480, 50/360
10
BG65006+15.3:148.7"835MONO: 20/370, 25/310
J-BRAID: 50/550, 65/440
15
BG80006+15.3:153.3"850MONO: 20/550, 25/440
J-BRAID: 50/730, 65/590
15

2 Komentar

  1. Wito

Tinggalkan balasan