Cara Mancing Ikan Besar

Siapa sih yang tidak ingin mancing ikan besar, Tentunya tidak ada ya, salah satu yang menyenangkan dari hobi mancing adalah saat mendapatkan ikan dengan ukuran diatas rata rata yang sering orang lain dapatkan, jackpot!

Memancing ikan besar tentu tidak mudah, selain karena ikan berukuran besar susah untuk ditemui juga karena keterbatasan kemampuan tackle atau peralatan pancing untuk menghandle ikan berukuran besar.

Untuk meningkatkan kemungkinan probabilitas memancing ikan besar, baca tips dibawah ini.

Mancing Ikan Besar di Laut

Meski di dalam laut berisi ikan ikan raksasa tapi laut itu sangatlah luas, jika tidak didukung dengan alat untuk menemukan titik potensial seringnya hanya dapat ikan kecil bahkan bisa zonk, tidak dapat ikan. Ikan cenderung lebih suka berkumpul pada satu tempat dalam skala luas tertentu.

Untuk menemukan titik ikan di laut kita perlu menemukan lokasi ikan berkumpul terlebih dahulu. Ikan biasa berkumpul di lokasi yang banyak kotoran seperti karang, bangkai kapal tenggelam, rumpon atau kotoran lain, di kotoran tersebut akan tumbuh lumut makanan untuk ikan kecil dan sebagai tempat tinggal yang aman bagi ikan ikan kecil.

Jika ikan kecil banyak berkumpul di lokasi tersebut maka ikan berukuran besar juga akan datang untuk memangsa ikan ikan kecil. Untuk mengetahui kotoran didasar laut bisa menggunakan sonar atau fish finder.

Baca Juga : Review Reel Shimano Saragosa SW

Banyak teknik yang bisa dilakukan untuk mancing ikan besar di laut, seperti koncer, jigging, popping dan casting.

Teknik koncer adalah memasang umpan hidup atau umpan mati pada kail lalu tempatkan pada titik yang diinginkan kemudian tunggu sampai ikan memangsa. Tackle atau peralatan untuk menggunakan teknik koncer adalah reel, Joran dan senar pancing dengan ukuran menyesuaikan kedalaman air dan ukuran target ikan.

Untuk kedalaman 20M bisa gunakan reel berukuran 4000 sampai 6000 dengan kapasitas senar 100 sampai 150m, bisa menggunakan joran rating pe 1 sampai 3.

Jika Anda sedang bingung memilih reel pancing bisa baca daftar reel pancing terbaik yang sudah saya susun dan cara memilih reel pancing.

Berbanding terbalik dengan teknik koncer, teknik jigging lebih menguras energi sehingga disebut sebagai salah satu sport fishing, teknik terbagi menjadi beberapa bagian seperti fast jigging, slow jigging dan vertical jigging.

Secara umum teknik jig merupakan teknik mancing menggunakan umpan tiruan berupa metal jig (biasanya terbuat dari timah) dan di letakan pada spot yang diinginkan, untuk menggoda ikan target reel digulung lalu pompa Joran keatas dan kebawah.

Peralatan yang dipakai untuk jigging adalah reel spinning atau overhead, Joran (biasanya berukuran lebih pendek) dan senar, untuk ukuran bisa disesuaikan dengan kedalaman laut dan ikan target.

Baca Juga : Review Daiwa BG SW

Mancing Ikan Besar Di sungai

Sungai juga memiliki potensi ikan besar di dalamnya, jika sungai tersebut adalah air payau yang memiliki terusan ke laut seperti muara ikan besar yang biasa ada didalamnya seperti ikan barramundi, ikan talang, kerapu, dan black bass.

Jika sungai berair tawar dan jauh dari laut ikan besar yang biasa menghuninya seperti ikan emas, lele dan patin.

Baca Juga : Umpan Ikan Mas

Ikan besar disungai lebih teritorial dan menempati tempat tersebut dalam waktu yang lama dan jarang keluar dari sarangnya sesekali keluar hanya untuk berkembang biak dan mencari makan itu pun sangat passif. Jadi untuk mancing ikan besar di sungai yang pertama yang perlu diperhatikan adalah mencari tempat yang kemungkinan besar menjadi sarangnya.

Ciri ciri sarang ikan besar di sungai adalah tempat yang memiliki arus air kecil atau berarus sedang tapi terhalang oleh benda seperti batu atau reruntuhan, ikan besar di sungai juga suka bersarang di tikungan sungai dan memiliki kontur dasar yang lebih dalam.

Untuk umpan mancing ikan besar di sungai payau lebih baik menggunakan umpan hidup seperti ikan belanak, atau ikan berukuran kecil atau sedang lainnya, hindari menggunakan udang karena Anda akan kehabisan umpan dimakan ikan kecil sebelum ikan besarnya memangsa.

Jangan lupa untuk melihat kondisi air seperti pasang surut air laut karena aktifitas ikan di laut dan sungai payau sangat tergantung dengan itu.Anda bisa baca kalender mancing untuk melihat jadwal mancing agar waktu Anda mancing tepat dengan pasang surutnya air laut.

Sedangkan ikan besar di sungai air tawar cenderung lebih sulit menentukan umpan karena berbeda ikan dan berbeda habitat bisa berbeda selengkapnya baca di kategori umpan untuk disesuaikan dengan jenis ikan. Tapi secara umum Anda bisa mencoba menggunakan cacing, lumut dan hewan kecil lain seperti jangkrik.

Teknik mancing ikan besar di sungai tidak jauh berbeda dengan tempat lain, Anda bisa menggunakan teknik casting atau koncer atau castjig, untuk jigging susah karena sungai cenderung dangkal dibawah 10 meter sehingga sulit dilakukan.

Baca Juga : Umpan Ikan Bawal

Memancing Ikan besar di Danau

Mancing ikan besar di danau merupakan yang tersulit karena area yang relatif lebih luas dari sungai sehingga sulit untuk mencari lokasi ikan, tapi Anda bisa mencoba mencari lokasi sarang ikan dengan ciri ciri seperti terdapat kotoran seperti tanaman air, terdapat kotoran seperti kayu atau batu besar. Pada jam aktif ikan makan ikan akan berkeliling danau sedangkan pada jam pasif ikan akan lebih suka di sarang.

Ikan besar yang sering terdapat di danau antara lain ikan mas, ikan lele, gabus dan ikan toman.

Baca Juga : Umpan dan Cara Mancing Ikan Gabus

Untuk teknik mancing ikan besar di danau bisa disesuaikan dengan jenis ikan yang Anda target, jika target Anda adalah ikan seperti ikan lele atau ikan emas bisa menggunakan teknik koncer dengan umpan cacing, lumut atau jangkrik.

Baca Juga : Umpan Ikan Lele

Jika target Anda adalah ikan gabus atau toman lebih menggunakan teknik casting dengan umpan tiruan seperti jump frog atau soft frog dengan ukuran disesuaikan dengan piranti pancing Anda.

Sekian dan selamat mencoba mancing ikan besar, tetap utamakan keselamatan saat memancing.

Tinggalkan komentar